Gambaran Umum Penelitian

Program Doktor Teknik Berkelanjutan berfokus pada pengembangan solusi rekayasa inovatif untuk menjawab berbagai tantangan di bidang lingkungan, infrastruktur, dan pemanfaatan sumber daya, khususnya pada ekosistem lahan basah. Melalui pendekatan penelitian multidisiplin, program ini mengintegrasikan ilmu rekayasa, keberlanjutan lingkungan, material maju, dan energi berkelanjutan guna mendukung pembangunan infrastruktur yang tangguh, restorasi ekosistem, serta pembangunan berkelanjutan. Penelitian yang dilakukan bertujuan menghasilkan pengetahuan ilmiah, inovasi teknologi, dan solusi aplikatif yang memberikan kontribusi nyata bagi pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal, nasional, maupun global.

Research Overview

The Doctoral Program in Sustainability Engineering focuses on developing innovative engineering solutions to address environmental, infrastructure, and resource challenges, particularly in wetland ecosystems. Through interdisciplinary research, the program integrates engineering sciences, environmental sustainability, advanced materials, and renewable energy to support resilient infrastructure, ecosystem restoration, and sustainable development. Our research aims to generate scientific knowledge, technological innovation, and practical solutions that contribute to local, national, and global sustainability goals.

Klaster Penelitian

Kegiatan penelitian di Program Doktor Teknik Berkelanjutan dikelompokkan ke dalam tiga klaster penelitian yang saling melengkapi untuk mendorong kolaborasi multidisiplin, inovasi, dan pengembangan solusi rekayasa berkelanjutan.

Rekayasa Sipil 

Klaster ini berfokus pada pengembangan infrastruktur yang tangguh, adaptif, dan berkelanjutan, khususnya pada lingkungan lahan basah. Bidang penelitian meliputi geoteknik, sistem transportasi, teknik sumber daya air, teknik struktur, manajemen konstruksi, serta ketahanan infrastruktur guna mendukung pembangunan wilayah yang berkelanjutan.

Rekayasa Lingkungan 

Klaster ini berfokus pada perlindungan lingkungan dan keberlanjutan ekosistem melalui penelitian di bidang pengolahan air dan air limbah, pengendalian pencemaran, pengelolaan limbah, pemantauan lingkungan, restorasi lahan basah, serta pengembangan solusi rekayasa berbasis alam (nature-based engineering solutions).

Material dan Energi

Klaster ini berfokus pada pengembangan material berkelanjutan dan teknologi energi melalui pemanfaatan sumber daya alam dan biomassa. Ruang lingkup penelitian mencakup material maju, biomaterial, bioenergi, sistem energi berkelanjutan, katalis, material fungsional, ekonomi sirkular, serta teknologi rendah karbon untuk mendukung industri yang berkelanjutan di masa depan.

Research Clusters

Research activities in the Doctoral Program are organized into three complementary research clusters that promote interdisciplinary collaboration and innovation.

Civil Engineering

This cluster focuses on resilient and sustainable infrastructure for wetland environments. Research includes geotechnical engineering, transportation systems, hydraulic engineering, structural engineering, construction management, and infrastructure resilience to support sustainable regional development.

Environmental Engineering

This cluster addresses environmental protection and ecosystem sustainability through research in water and wastewater treatment, pollution control, waste management, environmental monitoring, wetland restoration, and nature-based engineering solutions.

Material and Energy

This cluster develops sustainable materials and clean energy technologies by utilizing natural resources and biomass. Research covers advanced materials, biomaterials, bioenergy, renewable energy systems, catalysts, functional materials, circular economy, and low-carbon technologies for future sustainable industries.

Roadmap Penelitian

Roadmap penelitian merupakan kerangka strategis yang menjadi pedoman pengembangan Program Doktor Teknik Berkelanjutan melalui tiga tahapan pengembangan. Tahap pertama berfokus pada penguatan kapasitas penelitian, pengembangan sumber daya manusia, serta pembangunan fondasi keilmuan. Tahap kedua diarahkan pada pengembangan teknologi inovatif, penguatan kolaborasi multidisiplin, serta kemitraan dengan industri dan berbagai pemangku kepentingan. Tahap ketiga bertujuan mewujudkan kepemimpinan di tingkat internasional melalui penelitian berdampak tinggi, alih teknologi, kolaborasi global, dan pengembangan solusi rekayasa berkelanjutan.

Pada seluruh tahapan tersebut, kegiatan penelitian mengintegrasikan tiga klaster utama, yaitu Rekayasa Sipil, Rekayasa Lingkungan, serta Material dan Energi, untuk menjawab berbagai tantangan kompleks pada lingkungan lahan basah sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

Research Roadmap

The research roadmap provides a strategic framework for advancing Sustainability Engineering through three development phases. The first phase emphasizes building research capacity and fundamental knowledge. The second phase focuses on developing innovative technologies, interdisciplinary collaboration, and industrial partnerships. The final phase aims to establish international leadership through high-impact research, technology transfer, global collaboration, and sustainable engineering solutions. Across all phases, research integrates Civil Engineering, Environmental Engineering, and Material and Energy to address complex challenges in wetland environments and support the Sustainable Development Goals (SDGs).